Berkenalan dengan Malaikat


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sudah menjadi biasa kalau kita mengingat artis-artis top lokal maupun mancanegara, dari Trio Cilik sampai Westlife. Tapi seringkali ada sesuatu yang biasanya kita lupakan, padahal mereka biasa menemani dan mengawasi kita sehari-hari. Mereka adalah Malaikat yang sudah dari kecil kita hapalkan yang juga karena rukun iman kedua.

Kita sebagai manusia tidak akan bisa melihat mereka, namun mereka sebaliknya dapat melihat kita. Sifat-sifat mereka sangat istimewa sehingga segala pekerjaan yang dibebankan kepada mereka selalu terlaksana dengan sempurna. Para malaikat adalah makhluk gaib yang Allah ciptakan dari cahaya (nur).

Keberadaan para malaikat wajib kita imani seperti kita mengimani Allah swt, mengimani di sini berarti kita yakin bahwa malaikat itu ada, walaupun kita tidak dapat melihat malaikat. Sebagaimana firman Allah dalam Surat An-Nisa 136, “Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” Perlu kita ingat lagi bahwa arti iman adalah diyakini dalam hati, diucapkan oleh lisan dan diamalkan oleh amal perbuatan kita. Dengan kata lain, selain kita yakin malaikat itu ada dan kita hapal, kita harus pula membuktikannya dalam perbuatan sehari-hari (pembahasan di bagian akhir).

Para malaikat Allah diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya, hal yang membuatnya beda inilah yang membuatnya istimewa yaitu para malaikat tidak diberi nafsu syahwat, jenis kelamin malaikat bukan laki-laki atau perempuan, malaikat tidak pernah merasakan lapar ataupun haus, ia tidak menikah serta tidak berketurunan. Yang lebih berbeda lagi adalah malaikat tidak henti-hentinya beribadah kepada Allah swt. Yang bisa kita lihat bersama dalam Surat Al Anbiya (19-20) “….kepunyaan-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Siapa yang di sisi-Nya (malaikat) tiada sombong untuk menyembah-Nya dan tiada ia merasa lelah.” Mereka bertasbih malam dan siang dengan tiada berhenti…

Kalau kita lihat di film-film atau dalam cerita, malaikat sering ditampilkan dalam bentuk rupa laki-laki atau perempuan yang berwajah cantik, bersayap dan baik hati…..apakah seperti itu??. Seperti yang tadi dijelaskan bahwa malaikat tidak dalam bentuk laki-laki atau perempuan (hal ini hanya Allah Yang Maha Mengetahuinya dan bisa dilihat di dalam surat Ash-Shaffat 149-157). Malaikat itu sendiri memang Allah ciptakan memiliki sayap, dari setiap malaikat memiliki jumlah sayap yang berbeda, ada yang hanya dua, tiga, empat, sampai ratusan…(bisa dilihat dalam Surat Faathir: 1). Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits bahwa ketika Isra’ Mi’raj Rasulullah saw. melihat malaikat Jibril memiliki 600 sayap. Disinyalir bahwa postur tubuh para malaikat sangat besar melebihi makhluk-makhluk Allah lainnya (At-Tahrim: 6) dan dalam hadits Muslim dikatakan bahwa Nabi saw. pernah melihat malaikat Jibril berpakaian hijau dan pakaiannya memenuhi langit dan bumi. Pada umumnya masyarakat menghubungkan malaikat dengan keindahan, sebagaimana ketika di masa Nabi Yusuf as., ketika para wanita melihatnya, mereka mengandaikan Yusuf as. Laksana malaikat karena wajahnya yang tampan. Karena memang Allah menciptakan malaikat dengan bentuk yang bagus, kuat serta memiliki akal cerdas.

Malaikat dapat mengubah bentuk aslinya ke dalam bentuk manusia, namun mereka tetap tidak dapat makan atau minum seperti layaknya manusia. Mereka pun tetap dalam sifatnya yang dermawan. Kebanyakan para malaikat menampakkan diri dalam bentuk seorang lelaki dengan ciri-ciri: berperawakan gagah, berwajah tampan dan berpenampilan menarik. Sebagaimana diceritakan dalam surat Adz-Dzaariyat: 23 – 24. Para malaikat pernah menampakkan dirinya kepada Nabi Ibrahim as., karena Nabi tidak mengetahui bahwa mereka adalah malaikat, selayaknya terhadap manusia, merekapun dihidangkan jamuan, tetapi mereka tidak mau memakannya. Karena ada hal yang sedikit aneh tersebut, Nabi pun merasa takut, mereka mengatakan kepada Nabi as. Agar jangan takut. Kemudian mereka memberikan kabar bahwa Nabi Ibrahim akan memiliki keturunan yang alim, yaitu Ishak. Isteri Nabi pun terkejut karena sebenarnya ia mandul. Para malaikat pun pernah mengubah bentuk sebagai seorang anak muda yang masih mulus dan polos, mendatangi Nabi Luth as. dan Nabi pun sempat terkejut karena tidak menyangka bahwa mereka sebenarnya malaikat. Yang membuat Nabi sempat resah dengan kedatangan mereka karena di zaman Nabi Luth, penduduknya banyak yang saling menyenangi terhadap sesama jenis.

Para malaikat adalah bala tentara Allah swt yang paling mulia. Ketiga malaikat yang kita ketahui, Jibril, Mikail dan Isrofil adalah kepala para malaikat. Diantara para malaikat ada yang Allah tugaskan untuk menyampaikan wahyu dari Allah swt ke para rasul-Nya, malaikat itu adalah malaikat Jibril as. (Al-Baqarah: 97). Malaikat Jibril dalam tugasnya menyampaikan wahyu Allah tanpa menambahkan atau menguranginya (An-Nahl: 102). Diantara mereka ada juga yang bertugas menurunkan dan mengalirkan air hujan ke wilayah-wilayah yang diperintahkan Allah swt, mengubah arah angin dan awan-awan sesuai yang dikehendaki Allah swt. Malaikat itu adalah malaikat Mikail as. yang memiliki kedudukan dan tempat yang mulia di sisi Allah swt. Ia memiliki banyak malaikat pembantu yang siap melakukan segala perintahnya, sesuai yang diperintahkan Allah kepadanya. Ada pula malaikat Malik yang ditugaskan oleh Allah menjaga pintu neraka, dan ia tidak pernah tertawa sejak api neraka diciptakan. Diantara mereka ada juga yang diperintahkan untuk meniup sangkakala sebanyak tiga kali tiupan, sesuai yang Allah perintahkan. Tiupan pertama, mengejutkan dan menakutkan seluruh makhluk. Tiupan kedua mematikan seluruh makhluk, sedangkan tiupan ketiga membangkitkan kembali untuk menghadap Allah swt.

Diantara mereka ada pula malaikat pencabut nyawa, yaitu malaikat Izrail. Diantara mereka malaikat yang bertugas menjaga perilaku hamba Allah, baik yang buruk ataupun yang baik, yang selalu menemani dan mengawasi di sisi kanan dan kiri hamba Allah serta mencatat segala amalan hamba Allah yang baik atau yang buruk. Mereka adalah malaikat Raqib, penulis amalan baik dan malaikat ‘Atid, penulis amalan kejelekan. Malaikat yang ada di sebelah kanan adalah malaikat penulis kebaikan dan di sebelah kiri adalah malaikat penulis kejelekan. Mereka akan selalu menemani kita setiap saat, kecuali di saat jinabah dan buang air. Mereka akan mencatat seluruh ucapan, perbuatan kita, baik atau jelek, dan niat kita yang baik pun akan dicatat oleh mereka (Surat Qaf: 17 – 18). Diriwayatkan oleh Al Baghawi dari Abu Umamah ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda malaikat penulis kebaikan lebih berkuasa daripada malaikat penulis kejelekan, sehingga apabila seseorang akan melakukan suatu kejelekan maka ia akan ditunggu selama tujuh jam, sebab mungkin ia akan bertasbih dan beristighfar. Baru setelah itu dicatatlah amalannya apakah ia meninggalkan perbuatan buruknya atau tidak.

Kehadiran kedua malaikat di sisi kanan dan kiri kita ini yang sering dilupakan. Misalnya ada anak yang saling berkerjasama di saat ulangan atau apabila karena sedang kesal sampai kita melawan pada orangtua. Kita tidak sadar bahwa perbuatan tersebut dapat menyakiti hati orangtua yang sudah membesarkan kita dan perbuatan tersebut dicatat oleh malaikat ‘Atid. Dan malaikat Raqib akan mencatat amalan kita seperti rajin sholat di awal waktu, apalagi bila sambil berjamaah, senang bersedekah, mengucapkan hal-hal yang baik, enggak ngegosip, rajin mengaji, menggunakan jilbab, atau dengan sering menyenangkan hati orangtua, baik di rumah ataupun di sekolah, misalnya rajin belajar. So… sesuai dengan firman Allah swt dalam surat Al Qaf: 18 (…tiada satu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir).

Semua perbuatan kita selama hidup akan ditanyakan oleh Malaikat Munkar dan Nakir, perbuatan baik ataupun yang buruk, yang sudah Allah firmankan dalam QS. An-Nahl: 93….dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.

Untuk lebih jelasnya macam-macam malaikat serta tugasnya adalah:

1. Malaikat Jibril : menyampaikan wahyu kepada Rasul dan Nabi Allah swt.

2. Malaikat Mikail : membawa rizki dan mengaturnya serta menjaga peredaran alam semesta

3. Malaikat Isrofil : meniup sangkakala

4. Malaikat Izrail : mencabut nyawa makhluk

5. Malaikat Munkar &

6. Malaikat Nakir : menanyakan keimanan manusia semasa hidupnya di alam kubur

7. Malaikat Raqib : menulis amalan baik manusia

8. Malaikat Atid : menulis amalan jelek manusia

9. Malaikat Malik : penjaga pintu neraka

10.Malaikat Ridwan : penjaga pintu surga

Contoh perbuatan Shalih yang Dihadiri Malaikat dan Ia Bersholawat untuk Pelakunya

· Taat pada Allah swt saat malam Lailatul Qadar, berupa mengisinya dengan berdzikir kepada Allah swt. Pada malam itu semua malaikat turun ke bumi, yang terjadi pada Bulan Ramadhan.

· Membaca Al Qur’an dan berdzikir kepada Allah swt

· Mengajarkan kebaikan pada manusia

· Penuntut ilmu yang bermanfaat

· Berjalan menuju masjid dan tinggal di sana

· Sholat pada shaff pertama

· Datang lebih dulu pada sholat Jum’at

· Sholat Fajar dan Ashar

· Sahur

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP)

About these ads

2 Tanggapan to “Berkenalan dengan Malaikat”

  1. andre Says:

    SIpppPppppppppppppppppPPPPP ………..>>>>>


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: