Mentoring Agama Islam Weblog

Tren Baru Remaja Islam Indonesia

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘makna’

Kisah Semangat Jihad Anak-anak Pada Zaman Rasulullah SAW

Ditulis oleh Ruswandi di/pada September 21, 2008

Percakapan dan perbualan para sahabat Rasulullah (saw) mengenai jihad sedemikian rupa, sehingga hal itu sangat berpengaruh kepada cita2 dan semangat juang anak2 mereka. Jika hari ini anak2 kita berbincang hal2 kosong tentang tokoh2 fiktif yang tidak ada kaitannya dengan aqidah mereka, maka perbincangnan diantara anak2 para sahabat adalah keberanian dan tanggung jawab orangtua2 mereka dalam meninggikan kalimah Allah (swt).

Sedemikian rupa keadaan mereka, sehingga setiap dari mereka ingin segera terlibat bersama orang2 dewasa dalam memperjuangkan agama mereka. Meskipun mereka belum lagi mencapai usia baligh, akan tetapi sepak terjang mereka yang heroik telah menjadi kisah2 abadi yang menjadi teladan bagi orang2 di belakang hari. Bukan saja terhadap anak2 kita, akan tetapi juga menjadi teladan bagi orang2 dewasa, bagaimana seharusnya kita bersikap dalam memperjuangkan agama ini.

Sedemikian rupa keadaannya, maka hampir menjadi kebiasaan Rasulullah (saw) untuk meminta kepada mereka yang siap keluar jihad, untuk berparade dalam suatu barisan. Hal itu selain sesuai dengan kehendak Allah (swt) [1], juga agar Rasulullah (saw) dapat memastikan bahwa tidak ada anak2 di bawah umur yang turut serta bersama mereka.

Demikian pula halnya pada hari2 menjelang perang Uhud. Nabi (saw) terpaksa meredam semangat jihad anak2 dengan cara mengembalikan mereka ke rumah2 orangtua mereka masing2. Diantara mereka adalah Abdullah bin Umar (ra), Zaid bin Tsabit (ra), Usamah bin Zaid (ra), Zaid bin Arqam (ra), Barra bin Azib (ra), Amr bin Hizam (ra), Usaid bin Zhuhair (ra), Urabah bin Aus (ra), Abu Sa’id al Khudri (ra), Samurah bin Jundub (ra) dan Rafi’ bin Khadij (ra).

Tentu saja, anak2 tersebut merasa sangat kecewa. Dan melihat kekecewaan anaknya, maka Khadij (ra) berusaha untuk membela anaknya agar dia tetap dapat pergi ke medan perang. Khadij (ra) berkata, “Rafi’ anak saya ini pandai memanah.” Dan seiring dengan pembelaan ayahnya tersebut, dengan semangat baja, Rafi’ menjijitkan kakinya agar terlihat lebih tinggi. Dan selanjutnya Rasulullah (saw) mengizinkan Rafi’ bin Khadij (ra) ikut berperang.

Melihat keberhasilan Rafi’ (ra), maka Samurah bin Jundub (ra) merayu ayah tirinya, Murrah bin Sinan (ra), “Ayah, Rafi’ diperbolehkan ikut berperang, sedangkan saya tidak, padahal saya lebih kuat daripadanya. Jika adu tanding, pasti saya dapat mengalahkannya.”

Rasulullah (saw) memperkenankan usulannya, sehingga keduanya ditandingkan di hadapan beliau. Ternyata Samurah bin Jundub (ra) dapat mengalahkan Rafi’ bin Khadij (ra). Kemudian Samurah diizinkan beliau untuk ikut berperang.

Pertandingan itu benar2 membangkitkan semangat anak2 yang lain, sehingga banyak diantara mereka yang kembali mengajukan permohonan kepada Nabi (saw) agar mereka diijinkan untuk ikut berperang. Bagaimanapun akhirnya Nabi (saw) hanya membenarkan beberapa anak saja yang dapat menyertai peperangan ini. Subhanallah.

Catatan kaki:
[1] “Sesungguhnya Allah menyukai orang2 yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur se-akan2 mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Qs ash Shaff 61:4).

Disarikan dari Subhan Ibn Abdullah, Pattaya, 15/04/2005

Ditulis dalam Junior Mentoring Islam, Tidak terkategori, Tokoh Islam | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Biar Hidup Asyik Kaya Makna

Ditulis oleh Ruswandi di/pada Agustus 5, 2008

Wah, nggak kerasa ya, udah remaja! Tahu-tahu, Sekarang sudah berseragam putih-biru atau putih -abu-abu. Keren banget…!

Nah, kalo gitu, sekarang nih saat yang paling tepat buat mulai belajar bikin life planning. Eitt… Jangan manyun dulu! Bikin life Planning itu menyenangkan, lho. Suer deh. Dengan rencana, hidupmu bisa lebih asyik, Kaya makna, dan terarah. Kamu jadi tahu hidup kamu ini mau ngapain, tujuan apa yang mau dicapai, kekuatan apa yang ada dalam dirimu, dan masih buaanyak lagi! Life planning juga bisa ngebantu kamu meraih sukses, di bidang apapun yang kamu geluti. Kamu pasti gak mau dong cuma jadi remaja yang “rata-rata”, yang nggak punya ambisi dan cita-cita, ya nggak ngapa-ngapain selain sekolah dan gaul doang. Ya, kan? Makannya, baca ini buku, dan jadilah remaja yang sukses!

Buku ini adalah buku pertama dari Seri Bintang, yakni Seri Panduan Pengembangan Diri Remaja Muslim. Seri Bintang adalah akronim dari:
Bikin Life Planning: Biar Hidup jadi Asyik, Kaya Makna!
Integrity Building
Nurani Cerdas
Terampil Belajar
Atur Diri
NIlai Akhlak
Gunakan Waktu

So… save your money, buat ngoleksi buku-buku Seri Bintang selanjutnya!

Penulis: Gina Al Ilmi & Tim ILNA

ISBN: 9793529679

Penerbit: PT. Syaamil Cipta Media -SYGMA

Ditulis dalam Junior Mentoring Islam, Tokoh Islam | Bertanda: , | Leave a Comment »