Makanan yang Halal


Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Ketemu lagi sama kakak disini (he…he…he…) gimana kabarnya?!.. hah..ada yang sakit..duh..kasian..sakit apa? Oh..sakit perut wah pasti belum makan yach, makanya sebelum melaksanakan sesuatu harus diisi dulu perutnya, kayak mobil kalau ‘nggak diisi bensin pasti mogok, nah, kita juga kudu, harus, wajib untuk makan ok, setuju…!
Ya, Adik-adik pasti tahu donk sekarang materinya apa, tadikan udah dapat bocoran, apa..? belum tahu..yaaa..udah dech, sekarang kakak kasih tahu materinya. materi hari ini makanan yang halal dan bergizi. Udah tahu khan apa itu makanan ?.. yach betul. makanan adalah suatu bahan atau campuran bahan makanan dari lingkungan yang dapat dimakan .Apa..? Nggak ngerti juga ? Emm.. gini aja dech, makanan itu suatu yang bisa dimakan atau sesuatu yang umum dimakan , intinya sich seperti itu , udah ngerti, ok…!. Terus apa bedanya makanan yang bergizi dengan makanan yang halal makanan bergizi adalah makanan yang mengandung vitamin kayak slogan makanan kita 4 sehat 5 sempurna, pasti udah tahu donk 4 sehat 5 sempurna seperti apa, tapi ‘nggak ada salahnya kalau kita bahas sekali lagi.
Empat sehat itu adalah makanan yang mengandung
1.   karbohidrat : nasi, mie
2.   protein : ikan dan daging
3.   vitamin : sayuran dan buah-buahan
4.   mineral dan lemak
Sedangkan yang lima sempurnanya adalah susu. Eh… ngomong-ngomong tadi pagi sudah pada minun susu belum ? Wah.. hebat udah pada minum susu, semua buat adik-adik yang nggak doyan susu biasakan yach untuk minum susu, selain makan-makanan yang bergizi karena didalam susu itu ada kalsium dan vitamin D untuk numbuhin tulang kita biar kuat dan nggak mudak keropos yach. Sampai disini ada yang ditanyakan? Kalau tidak ada….. kita lanjut.
Nah… kalau makanan halal itu apa ?. makanan halal yang pasti adalah makanan yang tidak haram (he…he…he…) itu sich udah pada tahu yach ! terus kalau makanan haram? ya, makanan yang tidak halal, wah… bingung yach ?. kalau begitu kita baca saja firman Allah swt berikut ini, “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) sealin Allah. tapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya ) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Al-Baqarah : 173).
Nah.. sekarang udah bisa membedakan mana makanan yang halal dan mana makanan yang haram, untuk itu adik-adik harus hati-hati dalam memilih makanan, jangan-jangan ayam yang suka kita makan sekarang disembelih atau nggak tidak disebut nama Allah(ih… ceyem) tapi karena nggak tahu yakinlah Allah selalu mengampuni umatnya. makanya jangan pernah lupa membaca bismillah dan doa makan sebelum makan, jadi jika kita tidak sengaja dan terpaksa memakan sesuatu yang haram, Allah akan mengampuni kita InsyaAllah jadi makanan haram adalah makanan yang hanya disebutkan di surat Al-Baqarah 173 saja… tul nggak !.
Makanan haram juga selain yang disebutkan diatas yaitu zatnya seperti daging babi, ada juga makanan yang haram karen hasil perolehannya, maksudnya ? emh. misalnya makanan tersebut dari hasil mencuri atau menipu, begichu ! eh… ngomong-ngomong adik-adik tau ‘nggak makanan yang kita makan dapat mempengaruhi keimanan kita lho….! hah ?! kok bisa !? ‘nggak percaya !? okey dech kita bahas.Makanan yang kita makan akan masuk ke perut dan akan diolah (wah…jadi pelajaran biologi) setelah diolah akan jadi darah,daging dan hati. sedangkan badan dan hati adalah tempat menyimpan iman, coba kalau makanannya haram, hatinya juga ikut kotor dan hati yang kotor akan sulit menerima nasehat atau ajaran agama, aduh….jangan sampai adik-adik seperti itu, kakak yakin pasti adik-adik tidak seperti itu, kalau ‘nggak, ‘nggak mungkin kan kita bisa ketemu di sini ( jangan ke ge-eran dulu yach ) itu dia maksudnya kenapa kita harus menjaga makanan kita.
Sesuai firman Allah swt “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu” ( Q.S AL-Baqarah :168 ).
Tuch kan makanya sekali lagi hati-hati kalau milih makanan kalau makanan kemasan atau kalengan lihat dulu apa ada label halalnya ‘nggak? kalau nggak ada wah bahaya mendingan jangan beli toh Allah swt telah memberi kita bumi yang berisi bermacam ternak dan tumbuhan yang halal untuk di makan , jadi ‘nggak ada makanan kemasan atau kaleng ya ‘nggak masalah……
Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP)

Satu Tanggapan to “Makanan yang Halal”

  1. dila Says:

    sip! izin co-pas ya saudaraku? JZklmllah khair


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: