Shalat Berjamaah


Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Adik-adik, pernah ‘nggak merasa enaknya makan bareng-bareng dibandingkan dengan makan sendirian. Pernah khan…? Pasti pernah donk. Yap,..menurut survey dilapangan makan bareng-bareng itu lebih enak daripada makan sendiri. Kita bisa kumpul bareng, tukeran lauk pauk dan masih banyak laagi. Sama halnya dengan shalat, shalat juga laebih baik dikerjakan dengan bareng-bareng yang biasanya kita sebut dengan…..?. Apa coba…? Iya pinter. Shalat berjamaaah.
Shalat berjamaah itu hukumnya sunat mu’akad, artinya jika dikerjakan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan tidak disiksa. Hukum ini berlaku dalam shalat fardhu, adik-adik.. tahu khan yang termasuk shalat fardhu itu apa aja…? Betul sekali, yaitu shalat subuh, dzuhur, ashar magrib dan isya. Lain halnya dengan shalat-shalat yang lain, hukum shalat berjamaah itu ada yang fardhu kifayah, jika sebagian orang yang mengerjakan maka gugurlah fardhu itu bagi orang lain misalnya pada shalat jenazah. Selain itu ada juga yang fardhu ‘ain, artinya diberi pahala jika dikerjakan dan disiksa jika ditinggalkan, misalnya shalat jum’at. Dan sebagainya.
Rasulullah bersabda, “Tidak ada tiga orangpun dalam suatu kampung atau gurun yang tidak didirikan shalat berjamaah diantara mereka itu, kecuali mereka itu telah dipengaruhi oleh syaitan. Maka berjamaahlah kamu, karena sesungguhnya serigala itu hanya memakan kambing yang terpencil dari kelompoknya”. (HR Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai dan Al Hakim)
Ihh… seraam yach adik-adik…, kalau misalkan kambing kita lagi sendirian serigala akan mudah menangkap kambing kita. Coba kalau kambingnya banyak serigala akan takut dech,..! (wallahualam) Lho.. kok jadi cerita serigala.
Adik-adik,..shalat berjamaah itu punya banyak keutamaan, beberapa diantaranya bisa kita tahu lewat cerita-cerita ini:
J Dari Ubay bin Kaab ra, pada suatu hari Rasulullah mengimami shalat subuh, kemudian beliau bertanya, “Apakah si fulan datang?” Para sahabat menjawab, “Tidak”. Nabi saw berkata lagi, “Apakah si fulan datang?” Para sahabat menjawab, “Tidak”. Nabi saw bersabda, ” Sesungguhnya dua (rakaat) shalat ini merupakan shalat yang paling berat bagi orang munafik, sekiranya kalian mengetahui keutamaan yang ada pada keduanya niscaya kalian akan menghadirinya sekalipun dengan merangkak. Dan sesungguhnya barisan pertama seperti barisan para malaikat dan sekiranya kalian mengetahui apa keutamaannya niscaya kalian segera mendatanginya dan sesungguhnya shalat seseorang bersama satu orang lebih baik dari shalatnya sendirian dan shalatnya bersama dua orang lebih baik dari shalatnya bersama satu orang dan semakin banyak maka semakin dicinta Allah azza wajalla”. (Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, Nasa”i, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hitban)
Subhanallah yach, adik-adik …. ternyata semakin sering kita shalat berjamaah, Allahpun akan semakin mencintai kita. Ayo…siapa yang pengen lebih dicintai oleh Allah? …semuanya pengen khan! Yuk,… kita berlomba–lomba shalat berjamaah.

J Berkata Ibnu Mas’ud ra, “Kami memandang bahwa orang yag tidak suka shalat berjamaah itu adalah orang munafik yang nyata kemunafikannya. Sungguh pernah terjadi seorang laki-laki dipapah oleh dua orang sehingga orang itu dimasukkan ke dalam syaf”. (HR Muslim)

J Aku mendengar Itban Ibnu Malik Al Anshari mengatakan:
“Nabi saw meminta izni (masuk rumahku) lalu akupun meminta izin beliau. Maka kata beliau, ” Tempat manakah dari rumahmu yang engkau suka aku shalat di dalamnya?” Lalu aku tunjukkan kepada beliau tempat yang aku sukai. Maka berdirilah beliau dan kamipun berbaris di belakang beliau. Lalu beliau shalat dua rakaat, kemudian salam dan kamipun salam”. (HR Al Bukhari)

J Rasulullah saw bersabda, “Shalat seseorang dengan berjamaah itu melebihi shalatnya di rumah atau di pasar sebanyak 25 kali lipat. Sebabnya ialah bila ia berwudhu dilakukan dengan baik lalu pergi ke mesjid sedang kepergiannya itu tidak lain hendak shalat semata-mata, maka setiap langkah yang dilangkahkannya diangkatkanlah kedudukannya satu derajat dan dihapuskan dosanya sebuah. Dan jika ia sedang shalat maka para malaikat mamohonkan untuknya rahmat selama ia masih ditempat shalat itu selagi ia belum berhadast, kata mereka, “Ya Allah, berilah orang ini rahmat, Ya Allah, belas kasihilah ia! Dan orang yang dianggap sedang bershalat, semenjak ia mulai menantikannya. (Diriwayatkan olah Bukhari dan Muslim)

Adik-adik..tadi kita udah denger khan semuanya. Sebenarnya masih banyak lagi lho..! Sampai disini ada yang mau ditanyakan? Alhamdulillah tidak ada yang mau bertanya, berarti semuanya udah pada ngerti khan ? Tapi jangan-jangan……..pura-pura ngerti atau….karena malu. Khusus buat yang malu, coba dech …jangan malu-malu nanti malu-maluin (he..he.. becanda kok )

Ok…kita lanjutkan yuk! Jadi apa coba yang dapat kita peroleh dari shalat berjamaah, tapi selain yang udah disebutkan sebelumnya lho..! Iya betul..! Shalat berjamaah itu merupakan sarana perkenalan yang paling menonjol diantara kaum muslimin, disamping itu merupakan salah satu bentuk persaudaraan insani dan persamaan. Orang-orang yang shalat itu, yang putih berdiri disamping yang hitam, yang kaya berdiri disamping yang fakir, pemimpin berdiri disamping yang dipimpin, semuanya tunduk beribadah kepada Allah dan memohon dirinya petunjuk ke jalan yang lurus. Lalu yang tadinya disibuki dengan aktivitas yang padat dan jarang sekali bertemu dengan tetangga dapat saling bertemu. Oleh karena itu melalui shalat berjamaah (tentunya dengan shalat berjamaah di Mesjid donk!) kita dapat bertemu dengan tetangga kita, bisa lebih kenal. Kalau sudah begitu kita atau tetangga kita jika mendapat masalah ataupun kesulitan, kita bisa saling membantu dan tolong menolong sehingga Ukhuwah Islamiyah akan lebih maju.
Nah…adik-adik mungkin itu saja yang dapat kakak sampaikan. Mudah-mudahan pertemuan kali ini dan pertemuan-pertemuan selanjutnya menjadi saran intropeksi bagi kita semua untuk menjadi yang lebih baik (Amiiin). Dan jangan lupa ……SHALAT BERJAMAAH……OK….!!!!!!!!
Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP)

Iklan

2 Tanggapan to “Shalat Berjamaah”

  1. H.M.Yusuf.Sitepu sitepu Says:

    Kok..Hadist yang di tampilkan cuma itu saja Pak Ustad….???? Kisah Si Buta nya mana yang ketemu nabi waktu mau pergi Shalat ????? jama Sekarang kalau car a berdakwah begini sudah pasti Mesjid ngak ada isinya karena kurang Tegas..he..he..he wassalam

  2. H.M.Yusuf.Sitepu sitepu Says:

    Boleh tambah Komentarnya Kan pak Ustad…

    Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersaba, “Siapa yang mendengar azan tapi tidak mendatanginya, maka tidak ada lagi shalat untuknya, kecuali karena ada uzur.” (HR Ibnu Majah793, Ad-Daruquthuny 1/420, Ibnu Hibban 2064 dan Al Hakim 1/245)
    Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat buat orang munafik adalah shalat Isya dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang akan mereka dapat dari kedua shalat itu, pastilah mereka akan mendatanginya meski dengan merangkak. Sungguh aku punya keinginan untuk memerintahkan shalat dan didirikan, lalu aku memerintahkan satu orang untuk jadi imam. Kemudian pergi bersamaku dengan beberapa orang membawa seikat kayu bakar menuju ke suatu kaum yang tidak ikut menghadiri shalat dan aku bakar rumah-rumah mereka dengan api.” (HR Bukhari 644,657,2420,7224. Muslim 651 dan lafaz hadits ini darinya).

    Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam didatangi oleh seorang laki-laki yang buta dan berkata, “Ya Rasulullah, tidak ada orang yang menuntunku ke masjid. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata untuk memberikan keringanan untuknya. Ketika sudah berlalu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memanggilnya dan bertanya, “Apakah kamu dengar azan shalat?” “Ya,” jawabnya. “Datangilah,” kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam . (HR Muslim 1/452).

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: