Kisah Pemuda Pelajar Keras


Seorang anak muda berkelana menjelajahi negeri Jepang untuk mencari sebuah perguruan beladiri yang terkemuka. Tibalah ia di sebuah perguruan beladiri, dan menemui guru besar perguruan tersebut. Sang guru besar dengan ramah menyambut tamunya dan terjadilah percakapan antara keduanya,

Apa yang anda harapkan dari saya?”tanya sang guru.

Saya berharap menjadi murid anda dan dapat menjadi seorang karateka yang terkuat di Jepangkata sang anak muda . “ Berapa lama saya harus mempelajarinya?” sambungnya.

Kamu harus mempelajarinya paling tidak selama 10 tahun,” kata sang guru besar menjawab

Sepuluh tahun adalah waktu yang sangat lama”, kata sang pemuda. Apabila saya belajar dua kali lebih keras dari semua murid anda miliki ?”

Dua puluh tahun,” kata sang guru.

Dua puluh tahun ? dan apabila saya berlatih keras siang dan malam dengan seluruh kemampuan saya, butuh berapa lama Guru ?”

Tiga puluh tahun,” ucap sang Guru

Dengan wajah yang kebingungan pemuda tersebut bertanya kepada sang Guru,” Guru ,mengapa setiap saya mengatakan akan mengerjakannya lebih keras, anda akan memberikan waktu yang semakin lama ?”

Jawabannya sangat jelas. Ketika satu mata terpaku pada satu tujuan, maka hanya tertinggal satu mata , yang akan menemukan jalan, kata sang Guru dengan bijaksana.


Diterjemahkan dan diadaptasi dari suatu moral story / artikel oleh Vijay Chennai.

Artikel menarik lainnya dapat dibaca di www.selnajayatraining.co.id
Hikmah: Belajar itu bertahap, jangan sampai cedera di jalan akibat terlalu keras berlatih. Penyembuhan cedera membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan menimbulkan efek jangka panjang. Oleh karena itu, berlatih dengan keras harus dengan perhitungan matang, jangan melebihi beban tubuh.

Iklan

Satu Tanggapan to “Kisah Pemuda Pelajar Keras”

  1. kitez Says:

    bagus nih blognya. tolong kasih comment ya di blog saya di http://kitez15.blogspot.com biar saya bisa menjadi lebih baik lagi (insya allah)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: